Cara Mencari Koordinat dengan Google Maps

Sebagai tugas dari Sistem Informasi Geografis, berikut adalah pemaparan cara menentukan koordinat suatu lokasi. Kali ini, yang digunakan adalah mencari lokasi sekolah SMA masing masing dengan menggunakan maps.google.com.

Saya dulu sekolah di SMAN 5 Pekanbaru yang beralamat Jl. Bawal No. 43 Pekanbaru Riau Indonesia.
Langkah-langkah yang saya lakukan untuk mencari koordinat lokasi sma 5 pekanbaru adalah:

map1

Mengetik alamat di search bar.
Kali ini, Saya menyiasatinya dengan mencari nama jalan dimana sekolah sma saya berada yaitu jalan bawal, sukajadi

map2

setelah menemukan jalan bawal kita dapat memperbesar peta dan mengganti tampilan dari map menjadi satelit. Cukup click “satellite” di pojok kanan atas sehingga Tampilan berubah menjadi gambar nyata dari satelit dan zoom in hingga tempat disekitar sana terlihat jelas.

tidak jauh dari sana ada tempat yang mempunyai lapangan basket dan parkiran yang sangat jelas terlihat dan bisa dipastikan itu adalah SMAN 5 Pekanbaru

map3

Sekarang, hal terakhir yang perlu anda lakukan adalah mengklik kiri rumah tersebut & memilih menu: “what’s here?” ,  hingga latitude dan longitude anda muncul di bar seperti gambar di atas

Iklan

Sistem Informasi Geografi

Geographic Information System

Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi untuk mengolah data menjadi sebuah informasi yang mendukung sebuah operasi dan manajemen.

Salah satu cabang ilmu sistem informasi yaitu sistem informasi geografi (GIS). Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database.

berikut sedikit ulasan mengenai bahasa pemograman yang saya ketahui untuk membangun sistem informasi geografi :

HTML5 & GIS

HTML5 adalah suatu bahasa pemrograman web yang baru untuk peningkatan dari HTML 4. Penggunaan HTML5 ini bertujuan untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin.
Baca lebih lanjut

API dan Penerapannya

API (Application Programming Interface) adalah sekumpulan perintah, fungsi, komponen, dan protokol yang disediakan oleh sistem operasi ataupun bahasa pemrograman tertentu yang dapat digunakan oleh programmer saat membangun perangkat lunak.

Dalam API terdapat fungsi-fungsi atau perintah-perintah untuk menggantikan bahasa yang digunakan dalamsystem calls dengan bahasa yang lebih terstruktur dan mudah dimengerti oleh programmer.
Keuntungan menggunakan API:

  • Probabilitas
    API dapat digunakan untuk bahasa pemrograman ataupun untuk sistem operasi mana saja asalkan paket-paket API sudah terpasang.
  • Lebih Mudah Dimengerti
    API menggunakan bahasa yang lebih terstruktur dan mudah dimengerti daripada bahasa system call. Hal ini sangat penting dalam hal editing dan pengembangan.
  • Mudah Dikembangkan
    Dengan adanya API, memudahkan programmer untuk mengembangkan suatu sistem.

 
Baca lebih lanjut

Virtualization

Dalam ilmu komputer, virtualisasi (bahasa Inggris: virtualization) adalah istilah umum yang mengacu kepada abstraksi dari sumber daya komputer. Definisi lainnya adalah “sebuah teknik untuk menyembunyikan karakteristik fisik dari sumber daya komputer dari bagaimana cara sistem lain, aplikasi atau pengguna berinteraksi dengan sumber daya tersebut. Hal ini termasuk membuat sebuah sumber daya tunggal (seperti server, sebuah sistem operasi, sebuah aplikasi, atau peralatan penyimpanan terlihat berfungsi sebagai beberapa sumber daya logikal; atau dapat juga termasuk definisi untuk membuat beberapa sumber daya fisik (seperti beberapa peralatan penyimpanan atau server) terlihat sebagai satu sumber daya logikal.”[1]

Istilah virtualisasi sudah digunakan secara luas sejak 1960-an, dan telah diaplikasikan kepada beberapa aspek komputer—dari keseluruhan sistem komputer sampai sebuah kemampuan atau komponen individu. Secara umum semua teknologi virtualisasi mengacu kepada “menyembunyikan detail teknis” melalui enkapsulasi.

 

Ada dua tipe virtualization teknologi, software dan hardware virtualization.

Software virtualization, misalkan seperti openvz atau microsoft virtual pc, itu memakai software untuk mengontrol “virtual” server didalamnya. Dan semua “guest node” OS harus mengikuti “host node” punya OS. Jadi misalkan host node punya OS adalah linux, berarti guest node nya harus linux juga, (openvz). Disini memory atau RAM biasanya dishare sama sama. Jadi oversubscription bisa terjadi.

Hardware virtualization adalah kebalikan dari Software virtualization. Dia menggunakan hardware virtualization technology yang sekarang di support ama Intel dan juga AMD. “Guest node” OS bisa memakai sembarang operating system yang kami tujukan meskipun “host node” OS nya misalkan linux atau Windows. Ini bisa terjadi karena virtualization model di processor Intel atau AMD. Disini memory atau RAM itu dedicated dan tidak dishare sama yang lainnya.  Jadi lebih secure dan juga guaranteed.